Jadi seperti ini rasanya
menyesal?
Digantungi dengan rasa
ketakutan dan trauma mendalam. Awalnya akumengira ini hanyalah bagian yang
tertinggal. Pernah kucoba untuk terus
maju tapi mungkin terlalu lelah, pernah kucoba untuk mundur tapi mungkin terlau
mudah, pernah kucoba untuk bertahan tapi mungkin terlalu salah, aku pun pernah
mencoba melupakan tapi mungkin terlalu tak rela.
Kurasa aku lebih baik
membiarkan semuanya berjalan dengan sendirinya. Lebih baik, iya menggantungkan
harapan pada waktu.
Kamu tau? Tidak ada perempuan
yang ingin mengulang hubungan yang baru dengan laki-laki lain, bertukar pikiran
dan cerita. Belajar untuk nyaman lag dan
memulai kepercayaan, bahkan bertemu dengan orang tua dan berharap bisa diterima
seperti hubungan sebelumnya. Melawan isu tentang laki-laki itu. rasanya aku pun
tidak kuat dan tidak bisa mengulang semuanya, karena apa? aku lebih senang
menunggumu dengan waktu lama disbanding aku harus memilih laki-laki yang tidak
ku percayai. Baik dan buruk apapun itu, akan selalu terlihat baik untukku.
Sempat terfikir, kenapa kita
bertemu jika akhirnya kita akan terpisah. Kenapa kita berjumpa jika akhirnya
kita dipisahkan. Kamu bilang hatimu aku, nyatanya bukan aku. Andaikan tetap
denganku. Dimanakah cinta yang dulu? Namun selalu aku bertanya, adakah aku
dihatimu?. Bila saja kamu disisiku, akan kuberi kamu segalanya.
Bisakah kamu sedikit saja
tentangku?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar