Rabu, 08 Oktober 2014


Memang kenyataan tak selalu sama dengan harapan
Aku terpaksa menutup lembaran ini
Lembaran kenangan kita bersama
Rela? Butuh waktu rasanya aku untuk menjawabnya
Apa salah? Aku mungkin terlalu mencintaimu sekarang
Aku enggan melihatmu bahagia dengan yang lain
Tapi inilah cara terbaikku
Agar bisa melihatmu bahagia
Walaupun harus mengiba
Akan kulakukan
Dan sekarang, aku harus terus berjalan meski dengan keadaan menyendiri
Aku terus mencoba untuk terus tidak mengenangmu dan melihat ke arahmu
Mungkin sekarang hatiku telah hancur berkeping-keping
Terlalu jauh dan semakin dalam
Jujur, aku tak sanggup dan aku tak bisa
Semua yang pernah kita lewati tak mungkin bisa kulupakan
Kamu berubah sejak mengenal dia
Wanita yang jauh lebih sempurna dibanding aku
Tapi mungkin
Aku tak akan bisa menyamainya
Memang terkadang . . .
Aku menyesal
Kamu lebih memilih pergi denganya
Kenapa? Begitu cepat dan terlalu mudah
Kamu yang dingin terus menjauh dari pandanganku
Sedangkan aku
Aku yang selalu perasa tentang keadaanmu
Sangat sulit untuk bangkit
Bahkan untuk melangkah pun rasanya sama sekali tak sanggup
Apa aku harus pergi?
Merelakan kamu dengannya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar