Memang kenyataan tak selalu
sama dengan harapan
Aku terpaksa menutup lembaran
ini
Lembaran kenangan kita bersama
Rela? Butuh waktu rasanya aku
untuk menjawabnya
Apa salah? Aku mungkin terlalu
mencintaimu sekarang
Aku enggan melihatmu bahagia
dengan yang lain
Tapi inilah cara terbaikku
Agar bisa melihatmu bahagia
Walaupun harus mengiba
Akan kulakukan
Dan sekarang, aku harus terus
berjalan meski dengan keadaan menyendiri
Aku terus mencoba untuk terus
tidak mengenangmu dan melihat ke arahmu
Mungkin sekarang hatiku telah
hancur berkeping-keping
Terlalu jauh dan semakin dalam
Jujur, aku tak sanggup dan aku
tak bisa
Semua yang pernah kita lewati
tak mungkin bisa kulupakan
Kamu berubah sejak mengenal dia
Wanita yang jauh lebih sempurna
dibanding aku
Tapi mungkin
Aku tak akan bisa menyamainya
Memang terkadang . . .
Aku menyesal
Kamu lebih memilih pergi
denganya
Kenapa? Begitu cepat dan
terlalu mudah
Kamu yang dingin terus menjauh
dari pandanganku
Sedangkan aku
Aku yang selalu perasa tentang
keadaanmu
Sangat sulit untuk bangkit
Bahkan untuk melangkah pun
rasanya sama sekali tak sanggup
Apa aku harus pergi?
Merelakan kamu dengannya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar