Hujan punya cerita tentang kita
waktu berjalan terus, tak bisa
diulang ataupun dilompat. waktu hanyalah satu dari bagian memory yang bisa kita
ingat, dimana semuanya terjadi dengan kenagan dan berakhir dengan sendirinya.
mungkin biarlah semuanya memudar dengan sesuatu yang tidak penting. sulit
rasanya menghapus semua yang harus aku hapus, bahkan aku tak paham mana yang
harus aku lupakan dan mana yang harus aku hilangkan. semuanya terjadi karena
waktu, waktu dimana aku dan kamu pernah bersama melalu waktu yang berputar ini.
setelah kamu pergi dan meninggalkan semuanya, apa masih kamu mengingatku? apa
masih kamu meraba apa yang pernah hilang di hidupmu saat itu? maaf. . .
waktu merubah kita semua, waktu
memisahkan aku dan kamu. waktu membuat kita terpisah, waktu tak punya alat
untuk mengulangnya, tapi aku dan kamu bisa memutarnya kembali lewat apa yang
kita rasakan saat itu. saat aku dan kamu menjadi kita. semuanya hilang, musnah,
bahkan kita sepakat tidak untuk mengulang dan mengingat waktu itu. waktu dimana
kamu meninggalkan aku dan kamu lebih memilih dia dibanding aku. kamu enggan
mengingatnya, dan aku enggan mengingat kamu. itu semua terjadi karena semuanya
memang harus berakhir dengan keadaan yang ada.
tapi, Hujan punya cerita tentang
kita saat itu. Hujan menyimpannya, Hujan merekamnya, Hujan membuat kenangan dan
menciptakan di antara aku dan kamu. Sangat sulit mungkin harus menghapus hujan
dengan kenangan yang buruk. aku teriris dengan semua yang kamu campakan pada
diriku. pada orang yang pernah ada di hati kamu, orang yang selalu ada
untukmu.
Pernahkah kamu merasa, dan
memahami siapa yang selalu mendukung kamu disela sela waktu dan berdoa setiap
waktu agar tuhan selalu menjagamu dimanapun kamu berada. meskipun aku dan kamu
tidak lagi bersama untuk saat ini. aku megejar apa yang seharusnya kamu tidak
berlari sangat kencang. bagaimana bisa aku harus berlari kencang, dibanding
kamu yang tidak lagi berlari. tapi kamu berhenti di tempat peristirahatan orang
lain, yaitu dia.
Bahkan semua itu harus berakhir
tanpa kejelasan yang pasti, kamu melupakan semuanya. Semua yang telah kita
simpan di hujan, semua yang telah kita ukir di atas air hujan. Kamu
mengahpusnya . . .
Tapi aku tidak akan pernah
melupakannya, karena Hujan punya cerita tentang kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar